Hello June

Sudah 2 bulan sejak kita pertama kali bertemu.

Aku tidak merindukanmu karena dalam 2 tahun ini aku sudah terlalu sering bertemu dirimu dalam gambar. Hanya dalam gambar.

Dan itu sudah terlampau cukup buatku.

Kau tau, aku punya 6 jam yang sangat berarti.

Tidak bisa tergantikan dengan waktu-waktu manapun.

Aku melihat kau yang tak melihatku.

Tak apa. Semuanya terasa cukup. Cukup kau disana dan baik-baik saja.

Aku merasa sedikit bersalah karena aku sedikit merubah sikapku. Ingin bersikap biasa, tetapi malah menganggap kau tidak ada.

Aku suka perasaan seperti ini. Tapi aku juga membencinya. Karena aku jadi ingin menjauhkan diri darimu.

Kau tau apa yang kusesali?

Dulu kita tidak dekat.

Dan sekarang rasanya semakin buruk.

Apakah karena kesibukanmu yang terlalu menyita waktu, atau karena idealismemu yang tidak sejalan dengan cara pikirku?

Aku mulai belajar memahamimu.

Memahami orang-orang disekitarmu.

Mencoba mempelajari isi otak kita yang berbeda-beda.

Beberapa malam ini kusempatkan untuk berfikir tentang aku dan kamu.

Memutuskan sesuatu yang aku tidak yakin akan aku sesali atau aku syukuri.

Sebelum semuanya menjadi semakin kacau dan rumit.

Dan aku memutuskan untuk BERHENTI.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s