[Nasi Goreng] ini enak sekali….

Hei, bukan seperti itu maksudku.
Aku hanya ingin bilang, kau adalah teman terbaik di seluruh dunia.
Tidak, tidak, aku ralat. Kau teman terbaik untukku.

Maaf, mungkin aku terlalu bersemangat. Bercerita dan terus saja bercerita. Sampai kadang aku lupa untuk mendengarkanmu. Dan selalu saja seperti itu.
Tapi kau tau aku kan? Dan kau selalu mengerti.
Aku tidak tau apa yang membuatmu selalu tersenyum menanggapi celotehanku yang terkadang, aku saja merasa kalau aku terlalu cerewet.
“Tidak apa-apa. Aku senang melihatmu berceloteh. Itu artinya kau sedang sehat dan tidak bersedih.” Itu katamu.
Dan selalu saja kau yang berhasil membuatku bercerita dengan riangnya. Kita selalu berbicara dan berdiskusi tentang banyak hal yang akhirnya akan ber ujung pada perdebatan. Kau orang yang terlalu lurus dan tidak suka konflik. Sedangkan aku suka mencari masalah. Dan pada akhirnya, lagi-lagi kau yang selalu mengalah.
Aku jahat?
Jangan, jangan bilang seperti itu. Aku hanya senang diperhatikan dan dimanjakan olehmu. Kau begitu pengertian dan tenang menghadapi aku. Entah bagaimana dihatimu yang sebenarnya, tapi selama ini kau selalu menyampaikan segala ketidaksukaanmu terhadap kelakuanku dengan nada tenang, tanpa amarah. Bukan dengan cara kasar dan menyakitkan seperti caraku.
Ya, caraku. Selama ini semua selalu berjalan sesuai dengan caraku. Dan kau selalu menurut untuk menyenangkan aku.
“Selama kau tidak menyuruhku untuk terjun ke dalam jurang, aku akan senang menuruti apa maumu. Aku suka melihatmu tersenyum senang.” Itu lagi-lagi katamu
“Kalau begitu, nyanyikan aku sebuah lagu.” pintaku pada suatu malam. “Aku tidak bisa tidur. Aku ingin kau memainkan sebuah lagu.”
Dan tak lama, di seberang sana sudah terdengar permainan gitarmu yang selalu saja bisa membuatku merasa tenang.
“Aku mengantuk.” kataku pada akhirnya.
“Tidurlah. Aku akan menjagamu sampai kau terlelap.” sahutmu
Kau senang bernyanyi, dan memainkan gitar usang itu. Gitar yang terkadang aku sembunyikan disaat aku marah padamu. Tapi tidak akan lama-lama, karena aku selalu tidak sabar melihatmu memainkannya.
Unik sekali. Kita selalu bersama dan berbagi banyak hal.
Film itu. Buku itu. Lagu itu. Tempat itu. Masakan itu.
Lemariku penuh dengan buku-buku dan CD musik pemberianmu.
Hari-hariku penuh dengan menonton film, mengunjungi tempat-tempat baru dan menarik.
Bermain di halaman rumahmu yang luas, mengotori dapurmu dengan cara masakku yang buruk dan pastinya selalu gagal.

Tapi kau akan menggantinya dengan masakan lain. Masakanmu.
Ya. Kau bisa memasak.
“Aku belum juga mahir memasak sepertimu. Aku bosan.” keluhku
“Jangan begitu, aku akan terus mengajarimu sampai kau bisa.” Hiburmu.

“Untuk sekarang, Makanlah ini, perasaanmu akan tenang setelah menghabiskannya.” katamu sambil menyodorkan sepiring nasi goreng yang aromanya saja sudah membuat air liurku menetes dengan indahnya.
Dan aku semakin sayang padamu. Bukan karena kau bersedia menuruti semua mauku, tapi karena kau sangat baik padaku.
Ini cinta. Cinta yang sangat besar untuk seseorang sepertimu.
Dan Sayang….. Nasi goreng buatanmu enak sekali 🙂

Advertisements

13 thoughts on “[Nasi Goreng] ini enak sekali….

  1. well…sebenernya aku udah menyadari kemampuan merangkai kata miz win ini dari lama, bahkan dari sebelum apiubis terlahir ke dunia (sok tau)hahaha…jujur, aku sering curi2 waktu lho baca2 tulisan miz win yg di posting di windicimot ini…beruntung utk org2 yg dianugerahi kemampuan meramu kalimat menjadi sebuah keutuhan karya sastra (sok kali bahasanya) hahaha…dan aku akan tetep menjadi pembaca setia, walopun miz win tak tau klo aku sudah membaca karya2nya…tinggal sekarang bagaimana caranya kita membangkitkan selalu gairah menulis itu, tidak hanya dalam suasana/ mood yang baik, tapi klo bisa dalam kondisi tidak terlalu mengenakkan pun kita tetap bisa menyambung huruf per huruf kata per kata kalimat per kalimat…and now, ladies and gentlemen, a new writer is coming to town, beri selamat *prok prok prok prokPS : saya dipaksa miz win bikin komen yang bagus2…maafkan sayaaa T_Thahaha…piss, love, and GEOL!!!AdiRa^_^AkiBaRi '2011

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s