Riuh

Belakangan ini, orang-orang selalu bertingkah seolah-olah mereka paling tau tentang saya.
Kapan saya sedih, kapan saya senang, saya benci siapa, saya cinta siapa.
Apakah mereka memang merasa punya kekuatan untuk menembus hati paling dalam seorang manusia? Atau mereka memang merasa sangat mengenal saya?
Pada dasarnya, Mama yang telah melahirkan saya pun belum bisa mengenal saya dengan baik.
Saya memang sering bersikap dan bertindak tanduk berbeda. .
Waktu saya sedih, bisa saja saya tertawa. Waktu senang, bisa saja saya diam.
Saya pakai baju berwarna cerah, bisa saja sedang sedih. Dan kalau saya memakain pakaian berwarna hitam, bukan berarti saya sedang bersedih.
Saya bukan munafik. Mungkin kalau kalian mau bilang saya gila, silahkan. Hanya saja saya berusaha selalu menyembunyikan apa yang sedang saya rasakan. Dan saya terkadang terganggu kalau orang lain sibuk menebak atau malah merasa tau.
Kalau saya tidak bercerita, itu artinya memang tidak ada yang perlu diceritakan. Atau belum perlu diceritakan. Kalau saya sudah merasa perlu, cerita itu akan mengalir dengan sendirinya.
Tidak perlu repot menebak isi hati saya.
Tidak perlu repot mengerti bagaimana saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s