Lebaran di Namu Sira Sira

Sepertinya kami memang nagih sekali makan di rumah Inggit. Makanan buatan Bu Milly enaaaakk. Yaa walaupun sebenarnya gak sesuai dengan lidah saya yang gak tahan pedas. Tapi beneran deh, enaaakk *nyam :p

Dengan tidak tau malunya, kami berniat datang lagi dengan alasan mau sungkeman, mau maaf-maafan, mau lebaranan. Ini mau minta makan gratis sebenernyaaa. Ya ampun maafkan dosa kami ya Alloh :)))

Lagi-lagi kali ini mikir mau kemana lagi selain berkunjung rumah Inggit. Si Inggit yang anak daerah Selesai sana aja gak tau mau kemana. Katanya mau nanya adeknya, pas liat hp (kirain lagi bbman ama adeknya) ehh ternyata buka google !!! :)) Ngakak parah kalo itu. Sejak kapan dia abang adik ama google. Tapi yasudahlah, kami pasrahkan nasib kami kepadanya. Selama gak dibawa ke jurang, kami ikut aja. Pasukan kali ini ada saya, Raffi, Anim dan Gde, Firman, Dana, Natasia, Nina dan Inggit.

Waktu itu anak sekolah masih libur lebaran, jadi saya bawa Raffi ikut. Judulnya, jalan jalan ke rumah om Inggit. Senang sekali lah anak kecil itu. Apalagi diajakin buat ngambilin buah rambutan. Yaa secara Raffi mainannya selalu di kompleks, begitu ngeliat Om Firman manjat pohon, dia pun langsung menatap penuh harap kepada saya “Yasudah, naiklah”, kata saya.

Sementara mereka sibuk metik rambutan, di sisi depan pun sibuk dengan sesi pemotretan. Yaaa mumpung nemu tembok yang bisa dijadiin background :))

Lelaki baju putih ini juga tumben mau aja diajak foto. Berpose pula :))

 

Untunglah gak lama, kami disadarkan oleh suara Ibu Inggit yang mengajak kami makan siang. Sontak saja semua berlari ke dalam.
Daaaannnn … TARAAAAA!!!! Ini sungguh yummyyy!!!

Udah kenyaang?? Udaahh?? Beneran udah kenyaang?? Beneerr? Hihihii..
Selesai makan, Ibu Inggit menyarankan kami untuk pergi ke Namu Sira Sira. Dekat bendungan, katanya. Enak buat mandi-mandi. Baiklah kami menurut saja. Dan sebenarnya kami juga gak ada yang tau jalan kesana. Cuma berbekal nanya-nanya sama orang di jalan

Perjalanan menuju Namu Sira Sira ternyata lebih jauh daripada Ke Bukit Lawang kemarin. Palagi jalannya menuju bendungan itu jauh sekali dan sepi. Tapi ternyata sesampainya disana, sudah banyak orang memenuhi pinggiran sungai.
Terlalu ramai sih. Lagi lagi saya rese melihat keramaian (tinggal di kuburan aja jeung :|)
Tapi ya sudahlah. Gak mau banyak protes. Lagian saya dan Anim juga gak berencana mandi. Cuma mau mengamati para anak anak saja :p
Disini selain ramai manusia, juga ramai dengan sampah. Duuhh gimana yaaa…. saya orangnya sedikit penjijik ya. Jadi mau duduk di pondok aja rasanya susah ngeliat joroknya itu. Yang lain sih anteng-anteng aja. Yaa saya memang aneh sendiri 😀

Pondok disini disewakan dengan harga 30.000,- (lupa motoin pondoknya) dan menyewakan ban dengan harga 10.000,-. Ban rentengan yang kami pinjam, kami sewa dengan harga 30.000,- untuk 4 ban rentengan.

Raffi, si anak Menteng :))
Sebelum pulang (fotonya blur ihh 😦 )
Sekitar Pukul 6.00, kami mengajak semuanya naik. Sudah hampir maghrib. Tapi semua pada malas-malasan. Maalah ada yang berencana masih mau menyeduh kopi dan minum di tengah sungai :)).
Pukul 6.30 kami beranjak dari Namu Sira Sira dan itu sudah hampir gelap. Kami tiba di Selesai sudah pukul 8.00 malam. Lagi-lagi Ibu Inggit sudah menyiapkan bakwan goreng dan teh manis hangat untuk kami. “Habis mandi pasti lapar”, begitu kata beliau. Aaakkk kami kan terharu buuuu, apalagi pas pulang, dibekali tahu mentah “Untuk cemilan di Medan’, kata beliau lagi. Hiksss..
*sok terharu padahal senangnya minta ampun* :))
Sudah kenyang, sudah capek, terbitlah ngantuk. Firman yang awalnya nyetir baik-baik aja, lama-lama sepertinya gak kuat. Palagi harus mengantarkan kami masing-masing ke rumah. Jadilah bertukar nyetir dengan Dana.
Jadiiii… yaa gituuu, :)) :))
Ini liburanku. Bagaimana dengan liburanmu? :p
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s