Lelah menyapa rindu

Rindu itu kau sapa setiap hari
Pada pagi yang dingin, siang yang terang,  dan malam yang gelisah
Kau tau pasti, bahwa tidak akan ada geliat jawaban
Tapi rindu masih kau nanti
“Aku tidak lelah menunggu”, bisikmu saat itu, saat kepala dan hatimu terlihat buta dan sekeras batu.
Senyummu kau paksakan hanya untuk terlihat baik-baik saja di hadapan manusia lainnya.
“Aku akan menunggu”, lagi-lagi itu kebodohanmu setelah bulan berganti. Kau biarkan hatimu tetap terisi dengan penantian yang sia-sia. Tapi senyummu mulai kehilangan gairah.
Kau pandangi langit, seolah ada jawaban disana. Tapi hanya kelam yang terpampang nyata.
Kau sebenarnya tau, hatimu sebenarnya merasa. Kau hanya terlalu keras kepala untuk menyudahi semua.
Pada akhirnya, rindu akan menjadi lelah..
Penantian tak hidup selamanya
image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s