Blogger Istiqomah

Baru saja tercetus dari Priyasin Hardian saat saya sedang tidak melakukan apa-apa di hari Sabtu, selain membuat postingan di blog tentang review film.

“Betah ya? ngoceh di blog?”

Saya nyengir. Mungkin beliau sedikit gak ngerti kenapa saya masih saja suka ngurusin blog. Ngurusin badan malah enggak (nah, mulai main fisik :p). Dari dulu sampai sekarang masih saja ngoceh di blog, motoin makanan, motoin apapun yang bisa di share di blog. Sampai-sampai Raffi juga ikutan.

“Ini, makanan Raffi mau difoto dulu?” atau “Sendal Raffi mau mama foto juga?? Apa yang mau diceritain?”

Yah, begitulah.

Saya ngeblog dari tahun 2008. Waktu itu sehabis mengenal Plurk dan Facebook, dan masih sangat sedikit yang menggunakan Social media itu. Orang-orang masih susah move on dari Friendster. Sedangkan saya merasa sangat terlambat sekali mengenal internet dan lika likunya. Karena merasa sangat terlambat itulah, saya menjadi sedikit penasaran dan akhirnya jadi suka.

Awal membuat blog, karena saya suka membaca majalah. Dan ingin sekali bisa membuat laman sendiri, konten sendiri, lay out sendiri, dan lain sebagainya. Adalah andil dari Putra Nasution juga saya membuat blog. Melihat beliau yang bisa menuliskan rangkaian Dongeng Subuh, dan kebetulan saat itu saya juga sedang gandrung-gandrungnya dengan sastra, puisi dan sebangsanya, jadilah saya ikutan menggalau di blog.

Header blog pertama di blogspot (kalo gak salah :p)
Header blog pertama di blogspot (kalo gak salah :p)

Iya. Nama blog saya Cerita Pagi. Mungkin karena biasanya setiap pagi sampai di radio, yang saya lakukan adalah melototin blog dulu, baru setelah itu mengerjakan yang lain. Beberapa teman menjadi pembaca setia dan bahkan minta diajari untuk membuat blog. Alhamdulillah, senang rasanya bisa membantu.

Selama kurang lebih 7 tahun ini, blog bisa juga membuat saya galau. Tentang desain, tentang isi, tentang halaman, terutama tentang konten. Dari awalnya yang hanya ingin iseng, cerita apa saja dan berceloteh apa saja, menjadi ingin lebih fokus pada konten tertentu. Dan itu baru saya mantapkan 3 tahun terakhir ini. Itu juga karena diajak oleh Fenty Fahmi untuk membuat project kumpulan flash fiction keroyokan di nulis buku . Dari situ saya mulai belajar membuat flash fiction dan satu persatu tulisan hasil belajar saya itu diposting di blog.

Ternyata, menulis di blog, membuat Priyasin Hardian gak mau kalah, pengen ikutan bikin blog juga, yang awalnya sering saya komentari karena isinya ocehan cerewet emak-emak (secara beliau adalah laki-laki :p). Tapi tidak apa-apa. Karena itu, kami jadi rajin membaca dan menulis, juga mengomentari (seringnya). Sampai-sampai pembicaraan kami di BBM pun diposting di blog >>>> Q,A, Mommy .

Seingat saya, selain I Love Your Belelel Shoes, Bronto , saya mulai kepengen bikin semi cerpen juga berawal dari percakapan kami setiap hari. Hingga ada [Nasi Goreng] Ini Enak Sekali , dan ini termasuk favorit saya.

Ngeblog juga membuat saya banyak teman dan kenalan. Saya yang awalnya termasuk pendiam, sekarang susah diam, hehehe. Karena besarnya rasa penasaran tentang blog, saya memberanikan diri untuk bertanya kepada beberapa orang dan membuat kami sukses berteman hingga sekarang. Tidak hanya di dunia maya, tapi juga dunia nyata.

Ya, blog membawa dampak positif bagi saya.

Hingga akhirnya sekarang, saya melenceng dan hijrah ke wordpress, bukan karena tidak berterimakasih dan melupakan blogspot, tetapi karena saya merasa template yang cocok untuk usia saya sekarang adalah wordpress. Pernah menggunakan domain berbayar, kemudian tidak lagi. Mungkin setelah ini akan coba untuk membeli domain lagi, tapi nanti sajalah. Walaupun konten yang sekarang masih belum terlalu fokus, tapi sudah mulai saya persempit.

Sampai pada akhirnya saya diceletuki ‘blogger istiqomah’, saya nyengir dengan indah.

Saya masih terlalu setia untuk bercerita disini. Semoga bisa menjadi blogger yang bermanfaat šŸ™‚

Advertisements

7 thoughts on “Blogger Istiqomah

  1. Lihat absen di BLOG M, jadi bingung, koq gak pakai windisiregar-dot-com .. ternyata oh ternyata.

    Ini celengan ayam, contekan-able banget buat dokumentasi resep ya? :))

    Like

      1. Kemarin itu pakai .com tapi dialihkan ke blogspot ya, kak?
        Tadinya aku mau usulkan untuk daftarkan lagi domainnya, lalu (tetap) diarahkan ke blogspot. Tapi sepertinya kakak memang udah ingat umur merasa klop dengan WordPress ya?
        Setahuku untuk custom domain ke WordPress.com ya musti berurusan dengan mereka lagi sih.

        Like

  2. Huaaa kak win masih disimpen header pertamanya, chi aja lupa header pertama chi karena file pada hilang karena lepienya rusak, hiks…

    Semangat ngeblog terus kakaaa, semoga kita bisa sama-sama istiqomah, hihihi… ( ^,^)9

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s