Review novel Deception Point

Dan Brown - Deception PointNovel science?? Politik??

Iya, ini adalah novel science pertama yang saya baca. Saya yang selama ini lebih sering membaca novel-novel Metropop dan karya sastra yang terkadang bikin pusing dan berhalusinasi sendiri, mencoba menghabiskan novel Dan Brown yang satu ini. Dan hasilnya membuat saya menjadi cinta mati! πŸ˜€

Adalah Rachel Sexton yang bekerja di NRO (National Reconnaissance Office) yang merupakan organisasi yang berkaitan dengan Gedung Putih, sedangkan ayahnya, Senator Sedgewick Sexton, merupakan kandidat presiden yang sedang populer dibandingkan presiden incumbent, Zachary Herney. Sexton lebih populer karena dia menyerang kelemahan presiden yang memberikan anggaran lebih ke NASA sedangkan NASA belum memberikan hasil yang baik hingga sekarang.

Lalu Rachel bertemu dengan presiden dan diberi misi ke Kutub Utara untuk memberikan keterangan sehubungan dengan benda yang ditemukan oleh NASA. Lalu saat di sana, dia bertemu dengan Michael Tolland, Corky Marlinson, Norah Mangor dan juga Wailee Ming yang menjadi rekan sekerja saat di sana. Ternyata NASA menemukan benda yang disangka adalah batu meteorit dan ada makhluk dari luar angkasa. Ternyata setelah diteliti, terdapat kebohongan yang disembunyikan dan harus merengut nyawa peneliti dan menyisakan Rachel, Michael dan Corky yang mengetahui kebenaran tersebut. Mereka pun diburu oleh tim yang ingin menutupi kebohongan tersebut.

Sedangkan Sedgewick Sexton pun ternyata menerima dana suap dari perusahaan swasta yang ingin mengalahkan NASA, maka oleh karena itu mereka membantu Senator Sexton agar saat menjadi presiden lalu memperbolehkan mereka meluncurkan pesawatnya. Sexton sendiri mempunyai sekretaris yang bernama Gabrielle yang mempunyai hubungan gelap dengannya. Gabrielle sendiri merupakan orang yang mempunyai kenalan di Gedung Putih sehingga sering menerima kabar. Gabrielle yang mengetahui Sexton menerima suap maka mulai tidak mempercayainya setelah diberitahu informasi tersebut oleh penasihat presiden, Marjorie Tench yang juga mengetahui hubungan gelap Gabrielle dengan Sexton.

Kemudian, adalah perburuan Rachel beserta tim yang akhirnya mengetahui kebohongan yang dilakukan serta dalang di balik ini serta motifnya. Saya tidak mau memberitahukan siapa dalangnya, karena takut jadi spoiler πŸ˜€

Buku ini membuat saya seperti dikejar-kejar oleh Rachel dan timnya. Membuat ingin membaca terus karena penasaran. Banyak hal yang saya pikir INI, ternyata adalah ITU. Ya, Dan Brown berhasil membuat saya menganalisa, tapi ternyata salah. Atau mungkin pikiran saya terlalu dangkal ya :D. Pokoknya, novel 640 halaman ini bisa saya selesaikan dalam waktu 4 hari karena penasaran.

Buku ini sangat menegangkan, banyak fakta-fakta menarik yang dituturkan di sini dan dibumbui fiksi juga sehingga harus mencari yang sebenarnya. Identitas pelaku yang diungkap pun juga mengagetkan. Ada kalimat yang menurut saya bagus “Tidak ada orang yang berhasil menjadi orang terkuat tanpa insting untuk membunuh”. Cerita ini adalah benang kusut dari pertikaian beberapa pihak yang kental dengan bumbu politik. Kalimat tadi, mengimplikasikan makna, bahwa pada hakikatnya, tidak ada politik yang benar-benar bersih. Seorang pemimpin bisa saja memutuskan tidak menggunakan cara kampanye yang kotor, seperti mengungkap skandal korupsi dan skandal seks lawan politiknya. Tapi pada akhinya hanya ada dua pilihan, dimangsa atau memangsa.

Novel ini layak dibaca bagi Anda yang menggemari karya Dan Brown. Tapi ada baiknya lagi, sebelum membaca ini, bacalah dulu Digital Fortress, karena disana ada cerita yg menjadi awal masalah di NASA.

Selamat membaca πŸ™‚

Advertisements

4 thoughts on “Review novel Deception Point

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s