Pacarnya Verrel

Beberapa hari sebelum lebaran, siang, di angkot, aku duduk sebelahan dengan cewek yang asik dengan hpnya. Iya asik. Dikutak katik, dibaca, ngomong sendiri, ketawa sendiri. Nelfon sebentar, trus ngomong sendiri lagi, ketawa lagi. Karena khawatir cewek itu ga waras, aku mlipir dikit. Ehh dia malah nanya nanya “Kak, kalo nomer 0895 nomer apaan ya?”  Aku jawab gak tau. Terus nanya lagi “Kak, kalo kita buka akun Facebook orang, kira2 dia bisa buka juga ga dalam waktu bersamaan?“ Aku jawab, bisa.
Dia bolak balik nanya soal nomer handphone anu, inu, unu.
Kemudian mukanya mulai serius.
” Kak, saya mau nanya. Boleh ya? ” Aku ngangguk2 aja.
” Gini kak. Saya punya pacar. Pacar saya kerja di bidang infotainment. Artis kak. Verrel namanya.”

Aku hampir terjungkang dari bangku angkot.
Kemudian mengalirlah ceritanya kalo dia pacaran backstreet sama Verrel dan nanti akan dikenalkan kepada mamanya Verrel A. K. A Venna Melinda! Verrel yang sayang sekali, Verrel yang gak mau diputusin, Verrel yang memuja muja dia, Verrel yang gak peduli walau dia miskin dan jelek, Verrel yang ngelarang dia nyapu ngepel di rumah Verrel,  Verrel yang akan make over dia.

Sepanjang cerita, gak sekalipun dia ngeliat aku. Dia cuma cerita aja. Sambil senyum dan mikir sesekali. Dia cerita kalo dia dikenalin sama temen2nya Verrel, yaitu Brandon, Kimberly Rider, Yuki kato, dll.
Jadi intinya dia pacaran backstreet karena dia dari kalangan orang biasa dan sedang dipersiapkan untuk dikenalkan pada khalayak umum. Dia bolak balik meyakinkan aku kalau dia pacaran dengan Verrel.
Mau gak mau, aku jadi ngeliatin cewek itu dari atas sampai bawah. Bukan, bukan ngeremehin. Itu otomatis :D.
Yang terpikirkan saat itu hanya, anak ini segitu ngefansnya sama Verrel sampai berimajinasi seperti itu. Dan aku biarkan dia memanjakan dirinya dengan bercerita tentang kehidupan cinderellanya.
Sampai akhirnya aku pamit akan turun duluan dan dia diam.

Dan kemudian merasa sayang sendiri. Anak itu pasti pinter. Imajinasinya tinggi. Tapi kenapa gak dipergunakan untuk yang lebih bermanfaat.
Atau dia sebenarnya sedang observasi untuk novel?
Entahlah. Hanya dia, Verrel, Venna Melinda, Kimberly Rider dan Tuhan yang tau 🙂

Advertisements

6 thoughts on “Pacarnya Verrel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s