Berdesakan Di Bus Lintas USU

Sejak beroperasi tahun 2013 lalu, Bus Lintas USUΒ  menjadi idola di kalangan mahasiswa, dosen dan pegawai yang ingin berhemat dan tidak mau capek jalan kaki. Semakin hari, penggemarnya semakin bertambah banyak, khususnya di kalangan mahasiswi. Para mahasiswa sepertinya mundur teratur melihat semangatnya para mahasiswi menggunakan fasilitas USU ini. Bisa juga mereka merasa nyawanya terancam melihat betapa beringasnya para mahasiswi merubuhkan lawan-lawannya yang ingin menumpang bus Lintas USU ini.
Iya. Dulu, awalnya saya berpikiran positif, kalau mahasiswa akan lebih teratur dan mengerti untuk mengantri. Tapi pada kenyataannya tidak.
Dalam penantian menunggu kedatangan bus USU ini, semua akan terlihat adem ayem. Ada yang duduk, ada yang berdiri. Biasanya yang duduk adalah yang datang dan menunggu lebih dulu. Tapi pada kenyataannya, begitu bus USU terlihat di kejauhan, mahasiswi yang menunggu dengan berdiri itu akan memasang kuda-kuda untuk memotong antrian a.k.a harus mereka yang lebih dulu naik, bagaimanapun caranya. Bahkan, ada yang rela bergelantungan di pintu karena di dalam bus sudah penuh. Terkadang supirnya akan berteriak untuk menyuruh mereka turun. Tapi tetap saja ada yang membandel. Dan kemudian supir akan diam saja, tidak mau menjalankan bus. Barulah para mahasiswi itu turun dan menunggu bus berikutnya, dan bus pun bergerak.

IMG_20150425_090938

IMG_20150425_090310
Masih adem ayem nunggu bus datang
IMG_20150425_090952
Mulai rusuh kejar-kejaran :))
Berebut mau naik
Berebut mau naik
IMG_20150421_092022
Di dalam seringnya penuh
IMG_20150421_092226
Jatah laki-laki dan perempuan seharusnya 50-50. Ini bahkan laki-laki cuma kebagian 4 atau 6 bangku πŸ˜€

Sementara itu, para mahasiswa laki-laki lebih sabar. Mereka lebih menduluankan perempuan. Atau bisa jadi, mereka malas ribut dan berebutan kursi dengan perempuan-perempuan ini.

Saya termasuk pengguna setia bus Lintas USU. Setiap hari, ada saja tingkah laku mahasiswi ini yang buat saya kesal, ketawa, kadang pengen getok. Seperti misalnya, saya sudah melihat, siapa saja yang sudah duluan antri, kemudian saya akan menunggu sampai giliran saya naik. Eeeeh, ada mahasiswi lain lari-lari dari kejauhan trus langsung maju ke depan saya dan naik. Belum lagi pake acara sikut-sikutan.
Sebelkan, pengen nabok kan -,-.
Atau, saya sudah bagus mau naik baik-baik, ada yang mepetin saya supaya saya minggir. Dan iya, dia mau motong antrian. Awalnya saya biarkan, lama kelamaan malesin juga. Jadi, kalau ada yang seperti itu, cepat-cepat tangan kiri/kanan saya memegang pintu supaya tidak ada yang motong antrian dari kiri/kanan saya.

Beringas ya? Iya. Begitulah mereka.

Tapi, kalau sedang musim ujian, saya memang mencoba sabar saja menunggu sampai dapat bus USU yang sedikit kosong. Saya dahulukan mereka yang mau ujian.

Jadi, menumpang bus USU itu mirip dengan bertahan hidup. Siapa kuat dia menang.

Tips dari saya, jangan lupa makan yang banyak supaya tetap kuat menghadapi serangan mahasiswi penumpang bus USU :))

Advertisements

14 thoughts on “Berdesakan Di Bus Lintas USU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s