Menuju Hagia Sophia

Menuju Hagia Sophia
Saat hamil, yang bikin sebel adalah gerah dan sakit pinggang. Selain itu, kenyataan bahwa harus melahirkan secara sectio caesar. Angan angan untuk melahirkan normal seperti anak pertama dulu tinggal mimpi *didramatisir 😀

Alhasil, saya ganti dokter, karena saya pengen melahirkan dengan dokter yang saya mau dan di rumah sakit yang saya mau juga. Dan juga kenyataan kalau melahirkan dengan proses operasi adalah mahal dan dokter yang saya mau, menerima bpjs di rumah sakit yang saya mau tersebut. 

Ada rasa nyesel, kenapa gak dari dulu saya konsultasi dengan dokter ini. Mengingat saya termasuk yang ngefans. Dulu, alasan saya karena prakteknya jauh. Padahal, setelah dijalani sekarang, biasa aja. Saya tenang, insya allah saya di tangani orang yang tepat.

Aktivitas saya sehari hari masih antara rumah dan kantor yang jauh. Masak cuma sesekali kalau tidak capek. Udah sering kecapean, sesak dan pegel pegel. 

Hingga tibalah suatu hari, saya merasa sakit si perut bagian bawah dan pinggul bagian bawah. Sakitnya seperti mau haid. Jam 11 siang, saya permisi dari kantor, pulang ke rumah. Saya telfon suami untuk melaporkan kondisi saya. Suami langsung menawarkan untuk ke dokter hari itu juga. Padahal rencananya besoknya mau kontrol kandungan. 

Malam, saya kontrol kandungan, di USG seperti biasa. Dokter bilang, saya mengalami kontraksi dini. Dan seharusnya tidak boleh karena belum waktunya. Faktornya, karena saya kecapean, atau karena si bayi sudah mendesak keluar. Jadilah saya dilarang kerja selama beberapa hari. Dokter meresepkan obat penguat janin supaya si bayi gak brojol. Malah saya disarankan untuk mulai mengambil cuti saja karena kondisi saya. Awalnya saya tidak mau, tapi ternyata saat kontrol minggu berikutnya, saya minta dibuatkan surat cuti sampai dengan setelah melahirkan nanti. Ternyata saya gak sanggup lagi jalan jauh dan naik turun angkot.

Selain surat cuti, dokter membuatkan saya surat pengantar untuk ditangani sectio caesar karena placenta previa di rumah sakit Malahayati. Iya, rumah sakit yang saya idamkan untuk lahiran karena rumah sakit islam dan pengalaman adik saya kemarin sewaktu melahirkan disana baik sekali.

Awalnya saya rikues untuk tanggal kelahiran, yaitu 3 maret. Tapi dokter melarang, karena terlalu dekat dengan hari perkiraan lahiran (hpl). Dikhawatirkan saya mengalami kontraksi lagi, sedangkan saya akan operasi, jadi tidak disarankan kontraksi lebih dulu. Setelah pikir pikir, akhirnya diputuskan tanggal 27 Februari, hari Senin pagi. 

Hari hari berikutnya saya mulai mencicil barang barang untuk dibawa ke rumah mama. Rencananya saya memang mau di rumah mama dari lahiran sampai habis cuti nanti. Biar ada yang bantuin dan nemenin saya. Jadi, suami dan anak saya Raffi ikutan pindah sementara. 

Setelah urusan pindahan selesai, sehari hari saya lebih banyak istirahat, berdoa dan menenangkan diri. Hingga tibalah hari Minggu malam, dan saya beserta suami meminta ijin pada Mama saya untuk ke rumah sakit. Malah suami mengajak saya singgah sebentar di gerai kopi untuk membeli coklat panas karena saya terlihat gugup. Kami juga menghabiskan waktu untuk sholat maghrib dan isya di salah satu mesjid hotel dekat gerai coklat tadi. Kemudian kami makan malam, janjian dengan adik saya dan suaminya, kemudian kami barengan ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, saya diperiksa, dan dipersiapkan puasa untuk operasi besok pagi. Alhamdulillah perawat di ruang IGD dan ruang bersalin baik sekali. Tidak ada perasaan terintimidasi dan selalu mengingatkan untuk selalu berdzikir. Dan lagi lagi saya berusaha menenangkan hati, bahwa semua akan baik baik saja :).

Menikah

*sapusapublog*

Rindunyaaa cerita-cerita di siniiii~

Setelah menikah bulan April lalu, saya masih kesulitan membagi waktu untuk mengerjakan hal lain selain ngurus rumah, suami, anak, dan pacaran! :))

Namanya juga adaptasi ya. Saya juga tidak tinggal di rumah mama lagi, dan letak rumah sekarang lebih jauh dari kantor dan macet. Alhasil, sepulang kerja, saya udah kecapean dan males ngoprek-ngoprek yang lain, apalagi blog. Belum lagiii, ternyata beberapa hari sebelum lebaran kemarin saya hamil :D. Jadilah saya makin malas dan selalu cari alasan untuk malas-malasan :))

Sebenarnya banyak sekali yang mau saya ceritakan, tapi masih tersimpan di kepala, dan sepertinya bakal ngendap disitu terus :))

Semoga setelah ini kita bisa bertemu lagi dalam tulisan yaaa :*

 

Ibu bekerja VS kerjaan rumah tangga

Ada yang bilang, ibu bekerja tidak sempat mengurus rumah tangga, tidak sempat memasak, tidak sempat duduk duduk ngobrol dengan anak, dan masi banyak lagi sangkaan tidak sempat lainnya. Padahal ya padahal, semuanya bisa dikerjakan walaupun bekerja di luar rumah. Sebaliknya, ada juga lho ibu ibu yang di rumah saja tapi rumahnya berantakan, anak dicuekin, makan juga beli. Jadi sebenarnya tinggal bagaimana mengatur waktunya ya kan *nyengir lebar*
Kebetulan, saya adalah ibu bekerja. Continue reading “Ibu bekerja VS kerjaan rumah tangga”

Ibu hamil itu…

1488280_548100885286225_15914868_n
http://karelaloveshijab.blogspot.co.id

Pagi ini saya jadi teringat waktu hamil Raffi dulu. Mungkin  karena sehabis menjenguk teman yang sedang hamil dan opname di rumah sakit kemarin malam.
Hamil saya waktu itu gak susah, gak ribet dan gak pake acara ngidam yang berlebihan. Masih makan seperti orang normal. Hanya saja porsinya yang banyak. Ya iyyalah, kan sekarang makan untuk 2 orang. Continue reading “Ibu hamil itu…”

Berdesakan Di Bus Lintas USU

Sejak beroperasi tahun 2013 lalu, Bus Lintas USU  menjadi idola di kalangan mahasiswa, dosen dan pegawai yang ingin berhemat dan tidak mau capek jalan kaki. Semakin hari, penggemarnya semakin bertambah banyak, khususnya di kalangan mahasiswi. Para mahasiswa sepertinya mundur teratur melihat semangatnya para mahasiswi menggunakan fasilitas USU ini. Bisa juga mereka merasa nyawanya terancam melihat betapa beringasnya para mahasiswi merubuhkan lawan-lawannya yang ingin menumpang bus Lintas USU ini.
Iya. Dulu, awalnya saya berpikiran positif, kalau mahasiswa akan lebih teratur dan mengerti untuk mengantri. Tapi pada kenyataannya tidak. Continue reading “Berdesakan Di Bus Lintas USU”

Jam kerja baru di lingkungan USU

Jam kerja baru?? Baru?? Emang selama ini jam kerjanya gimana?

Selama ini sih jam kerja berubah sedikit demi sedikit, menyesuaikan dengan kebijakan pimpinan. Tapi gak jauh-jauh dari pkl. 08.00 – 15.00 WIB untuk Senin sampai Kamis, pkl. 08.00 – 12.00 WIB untuk hari Jum’at dan pkl. 08.00 WIB – 13.00 untuk hari Sabtu. Iya, kami kerja di hari Sabtu.
Apakah semuanya tepat waktu? Tidak.
Ada yang pulang lebih cepat, ada yang lewat dari jam yang sudah disepakati. Walau begitu, ada juga beberapa yang tepat waktu sekali. Tepat datang, tepat pulangnya. Continue reading “Jam kerja baru di lingkungan USU”

FOTOGRAFI KOMUNIKASI (FOKUS) USU

LOGO_FOKUSPerkembangan fotografi yang semakin maju, memicu muncul banyaknya komunitas foto, terutama di kota Medan. Orang-orang yang tidak mengerti tentang fotografi juga berlomba-lomba untuk belajar dan tak jarang pula langsung bergabung dengan komunitas fotografi yang sudah ada di kota Medan. Karena perkembangan itu pula, banyak pula komunitas, kegiatan organisasi, dan lain-lain yang mengadakan perlombaan atau event yang tentunya berkaitan dengan dunia fotografi. Mulai dari seminar, lomba, pameran, workshop, hingga kegiatan sosial yang menggabungkan beberapa komunitas fotografi pun sudah ada di kota Medan. Continue reading “FOTOGRAFI KOMUNIKASI (FOKUS) USU”

Pelatihan Koordinasi dan Evaluasi Web Portal USU

IMG_20141127_095049 Pagi-pagi harus lari-lari ke Biro Rektor itu ya dua hari yang lalu. Merasa tenang-tenang saja, lalu mendapat telepon dari Ria Lesmana untuk segera datang ke ruang IMT-GT Biro Rektor USU karena dicari oleh Ibu Pembantu Rektor 4! Baiklah, tidak usah disebutkan paniknya saya yang mungkin sedikit berlebihan, intinya saya sudah sampai di tempat dengan selamat. Jadi, acara yang saya hadiri ini adalah dalam rangka lanjutan pembuatan web portal fakultas dan unit kerja yang terdapat dilingkungan USU dengan tema “Pelatihan Koordinasi dan Evaluasi Web Portal USU” yang diadakan di Ruang IMT-GT Biro Rektor USU. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor IV Prof.Dr. Ningrum Natasya, Wakil PSI USU Dr. Mahyudin, M.I T, dan juga Humas USU Muhammad Zeinizen. Saya tidak mengikuti acara pembukaannya, karena saya telat 😀 Pelatihan ini diikuti oleh seluruh operator web portal fakultas dan mahasiswa di lingkungan USU dan berlangsung selama dua hari, tanggal 26-27 November 2014. Wakil Rektor IV USU mengatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk penyegaran kembali web portal yang ada pada masing-masing fakultas di lingkungan USU. Humas USU Muhammad Zeinizen juga mengatakan bahwa perkembangan dunia informasi melalui website sangat dibutuhkan saat ini, terlebih lagi informasi-informasi seputar USU yang akan dibaca oleh orang banyak bukan hanya dilingkungan USU saja tetapi bisa mendunia. Ya, kita bisa membaca darimana saja. Mahasiswa dihimbau agar bisa mendapatkan berita seputar fakultas masing-masing, dan menyerahkannya kepada operator web portal fakultas untuk di upload. Dan berita yang masuk harus di periksa terlebih dahulu apalah layak naik atau tidak. Oleh karena itu, para peserta pelatihan tersebut diberikan pengarahan dan pelatihan tentang dasar-dasar jurnalistik, cara penulisan berita, teknik pengambilan foto dan video, dan terakhir cara meng uploadnya ke web portal. Berita yang masuk, tentu saja tidak boleh mengada-ada, penulisannya benar dan diharapkan agar foto yang diupload adalah foto yang diambil menggunakan kamera DSLR atau pocket. Tidak dianjurkan menggunakan kamera handphone. Di akhir acara, dipilih 4 orang yang paling antusias mengikuti pelatihan ini. Diantaranya adalah Ria Lesmana dari FISIP USU, yang menelpon saya tadi pagi. Dan beliau satu fakultas dengan saya :D. IMG_20141127_154841 Pelatihan ditutup oleh Wakil Rektor IV Prof.Dr. Ningrum Natasya sekaligus penyerahan cinderamata dan foto bersama pemenang.

IMG_20141127_155115
Kami dari FISIP, sehabis pelatihan

Bike Sharing Sepeda USU

1017760_10203546059792800_6112813891030801673_n

Ada kegiatan baru dari USU, yaitu Kegiatan USU Bersepeda. Kegiatan ini merupakan himbauan untuk menggunakan sepeda pada 1 hari (hari Kamis) di dalam lingkungan kampus USU. Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk membangkitkan minat stakeholders USU untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi alternatif dalam berkegiatan sehari-hari secara umum dan berkegiatan di kampus USU pada khususnya. Diharapkan juga agar mendorong timbulnya kebiasaan baru, yaitu dari sebelumnya menggunakan kendaraan bermotor beralih menjadi kendaraan tidak bermotor (sepeda) atau jalan kaki. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik mulai perubahan kebiasaan tersebut.

Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan 2 kali sebelum kegiatan peluncuran Sepeda USU yang bersumber dari pendanaan hibah USAID-ICED pada akhir Desember 2014, yaitu:

Hari/Tanggal          : Kamis, 27 November 2014 dan Kamis, 11 Desember 2014
Pukul                     : 09.00 – 15.00 WIB
Tempat                  : Kampus USU Padang Bulan (di parkiran Gedung Biro Pusat Administrasi (BPA) dan Perpustakaan sebagai pusat keramaian serta pengambilan hadiah, cinderamata dan sosialisasi)

Peserta                  : Terbuka untuk seluruh stakeholders USU, peserta menggunakan sepeda sendiri dengan tanpa  dipungut biaya apapun.

Pada hari yang ditentukan, akan ditetapkan jalur khusus bebas kendaraan bermotor di dalam area kampus USU. Direncanakan, jalur dimulai dari Jl.Dr.Ma’as (mulai dari perpustakaan hingga ke depan FKG). Untuk tanggal 27 November, jalan tidak ditutup, tetapi terdapat sosialisasi dan penarikan aspirasi mengenai dilakukannya pedestrianisasi di jalan tersebut. Untuk tanggal 11 Desember, jalan semi tertutup dengan terdapat beberapa hambatan yang akan membuat pengguna kendaraan menggunakan kecepatan cukup rendah.

Untuk setiap stakeholders USU yang menggunakan sepeda pada hari yang ditentukan berhak memperoleh reward (contoh, minuman gratis dari sponsor) dan souvenir sepeda kampus USU dengan mengisi daftar partisipasi.

Bagi mahasiswa USU yang berminat untuk mengikuti kegiatan ini, silahkan datang langsung di jam dan tempat yang sudah ditentukan.

Mari kita ubah kebiasaan kita, mari kita sama-sama sehat dan hemat, mari kita Kampanye USU Bersepeda!

Sakit

Raffi, sepulang main dengan temannya..

“Ma, tadi kan hujan. Si Christopher jatuh dari sepeda. Lututnya berdarah. Dia nangis kencang. Tapi entah kenapa, Raffi tiba-tiba mikir, emangnya kalo Christopher nangis kencang kayak gitu bisa bikin luka kakinya sembuh. Kan masih berdarah juga. Kan tinggal dibersihin. Jadi, Raffi mikir, berarti gak ada gunanya nangis. Mending diam aja. Kayak waktu Raffi operasi usus buntu kemarin. Kan Raffi gak nangis meraung raung. Luka jahitan Raffi sembuh juga kan”

Raffi lebih dewasa dan kuat ketimbang Mamanya 😦