Review Film About Time

image

Adalah Tim Lake (Domhnall Gleeson) pemuda berusia 21 tahun menyadari dirinya dapat melakukan perjalanan menembus batas waktu.
Setelah malam tahun baru yang tidak memuaskan, ayah Tim (Bill Nighy) memberitahu sesuatu padanya bahwa laki-laki dalam keluarganya memiliki kemampuan untuk melakukan perjalanan menembus batas waktu. Tim berencana untuk mengubah hidupnya agar  semakin baik dengan kembali ke masa lalu untuk memperbaiki kesalahannya. Continue reading “Review Film About Time”

Blended Review

Blended Ini film ketiga yang dibintangi Adam Sandler dan Drew Barrymore setelah pasangan tersebut sukses di layar dalam film komedi romantis hit 50 First Dates dan The Wedding Singer. Di film ini, mereka berdua terlihat lebih nge Blend lagi dibanding film-film sebelumnya. Continue reading “Blended Review”

Maleficent Review

maleficent_2014_movie-1680x10501

Oke. Film ini sebenarnya bukan film baru, tapi untuk teman-teman yang belum menontonnya, saya ceritakan sedikit ya.

Alkisah ada seorang peri anak-anak yang tinggal di sebuah hutan rahasia bernama Moors jauh dari kastil kerajaan. Peri yang bernama Maleficent ini hidup bahagia bersama makhluk-makhluk ajaib di hutan tersebut. Maleficent tidak mempunyai ayah dan ibu, tapi tidak pernah kesepian di hutan itu. Wajahnya cantik dan hatinya baik. Dia mempunyai sayap yang besar yang mempunyai kekuatan tak tertandingi. Maleficent tumbuh menjadi pelindung bagi Moors. Suatu hari, seorang anak kecil bernama Stefan berusaha masuk ke Moors dan mencuri sebutir berlian.Pencurian tersebut diketahui oleh Maleficent dari penjaga gerbang Moors, hingga akhirnya Ia meminta kembali berlian itu.

Kemudian Stefan dan Maleficent bersahabat. SaatMaleficent berusia 16 tahun, Stefan memberikannya ciuman yang dinamakan ciuman sejati. Maleficentpun mulai mencintai Stefan dan sejak itu selalu menunggu pria tersebut di Moors. Tapi, Stefan punya ambisi untuk menjadi penguasa di kerajaan. Ia pun menjadi salah satu pengawal raja Henry. Stefan melakukan berbagai cara agar bisa menjadi raja.

Stefan mengelabui Maleficent sehingga bisa mengambil sayap Maleficent dan menyerahkan kepada Raja Henry. Stefan kemudian diangkat menjadi raja dan menikahi Putri Henry.  Maleficent menderita kesakitan karena kehilangan sayapnya. Tapi kemudian Maleficent bangkit dan memulihkan kekuatannya. Tapi kini Maleficent bukan Maleficent yang baik hati seperti dulu. Hatinya dipenuhi dendam dan sakit hati.

Kemudian istri Stefan melahirkan seorang putri yang bernama Aurora. Di hari pembaptisan Aurora, Maleficent mendatangi kerajaan dan mengutuk bayi tersebut. Seperti naskah aslinya, kutukan yang diberikan Maleficent adalah di usia 16 tahun, Putri Aurora akan tertusuk jarum mesin pemintal dan akan tertidur selamanya. Ia hanya akan terbangun oleh ciuman sejati.

Karena takut akan kutukan itu, Stefan mengungsikan Aurora ke hutan dan dirawat oleh tiga peri kecil. Kehidupan Stefan dihantui rasa takut akan kutukan itu. Sementara itu, Maleficent selalu mengawasi keseharian Aurora dan tiga peri yang sama sekali tidak pintar mengurusnya. Keluguan dan kelucuan wajah Aurora berhasil mengubah dendam Maleficent secara perlahan lahan. Bahkan penyihir yang sakit hati ini selalu melindungi Aurora dari kejauhan, dan menghadirkan kelucuan saat ‘menjahili’ ketiga peri yang mengasuh Aurora.

Aurorapun tumbuh remaja dan pada akhirnya bertemu secara langsung dengan Maleficent. Maleficent melihat kesamaan dirinya dengan gadis itu dan semakin menyayanginya. Dendam itupun telah sirna dan Maleficent berusaha menarik kembali kutukan yang diberikannya, namun tidak bisa. Sementara itu, Aurora  semakin akrab dengan Maleficent yang disebutnya sebagai Ibu pelindung. Dan semakin sering berkunjung ke Moors yang tidak terlalu jauh dari pondoknya.maleficent-8

Sehari sebelum ulang tahun yang ke-16 Aurora akhirnya mengetahui asal-usulnya dan kutukan tersebut dari tiga peri pengasuhnya. Setelah mengetahui Maleficent yang mengutuknya, Aurora beralih membenci Maleficent. Aurorapun pergi meninggalkan pondoknya menuju kastil raja. Melihat putrinya yang datang, Stefan langsung mengurung Aurora sebagai wanti-wanti akan kutukan itu.

Sementara itu, Maleficent mencari seorang pria yang bernama pangeran Philip yang sebelumnya pernah bertemu dengan Aurora. Walau tak percaya dengan adanya Ciuman sejati, Maleficent berusaha menyelamatkan Aurora melalui Philip. Sesampainya di istana, Philip mencium Putri Aurora. Namun sayangnya kutukan itu tidak pudar, Putri Aurora tetap tertidur. Putus asa, Maleficentpun menyesali perbuatannya yang kejam. Sambil mengucapkan selamat tinggal, Ia mencium kening Aurora. Dan keajaibanpun terjadi, Aurora tersadar dan kutukan itupun berakhir.

Ini yang saya suka dari film ini. Ceritanya berbeda dengan sleeping beauty. Peri jahat yang digambarkan disini adalah seorang peri yang sebenarnya sangat baik hati tetapi disakiti sehingga menjadi penuh dendam dan kebencian. Penyihir jahat disini digambarkan berbeda dengan penyihir jahat lainnya.

Dan, cinta sejati itu bukan hanya datang dari sosok seorang Pangeran tampan, tapi dari kasih sayang seorang Ibu Peri Pelindung yang sangat menyayangi Aurora.

Ini tontonan keluarga yang bagus untuk akhir minggu seperti ini.

Saya beri 4 bintang untuk film ini.

 

Big hero 6 Review

10448796_351688708336679_1152975581568435687_n

Pernah lihat anak umur 14 tahun bisa membuat robot?

Adalah Hiro (Ryan Potter) yang sangat berbakat membuat dan mengembangkan robot. Pernah ditangkap polisi karena mengikuti pertarungan robot ilegal, tapi Hiro tetap saja keras kepala.

Hiro ini sebenarnya anak yang pintar, tapi tidak percaya dengan pendidikan formal dan tidak mau melanjutkan sekolahnya. Dia merasa sudah mengetahui semua hal jadi tidak perlu lagi belajar di sekolah.

Saat akan mengikuti sebuah pertandingan robot, kakaknya, Tadashi, mengajak Hiro untuk bermain ke kampusnya. Sempat sepele dengan siswa yang dianggap kutu buku, tapi akhirnya Hiro takjub dengan eksperimen yang dilakukan Tadashi dengan teman-temannya. Dan dia pun berusaha sangat keras agar bisa kuliah di kampus Tadashi.

Big_Hero_(film)_poster_003

Tadashi menunjukkan pada Hiro sebuah robot temuannya yang diberi nama Baymax. Robot itu adalah robot penyembuh. Bentuknya besar, gendut dan berwarna putih.

Saat Tadashi meninggal karena serangan bom di kampusnya, Hiro sempat merasa putus asa dan tidak mau melakukan apa-apa. Tapi Baymax yang ditinggalkan oleh Tadashi membantu Hiro kembali semangat dan membantu Hiro untuk menemukan pelaku pemboman di kampus Tadashi dan ternyata adalah orang yang dikenalnya.

Saya sangat menyukai Baymax. Bentuk badannya yang gendut dan tingkah lakunya membuat ketawa tidak bisa ditahan, pemirsa.

Big Hero 6 adalah film animasi yang cocok untuk tontonan keluarga. Banyak adegan action dan komedi. Lelucon yang disuguhkan terasa konyol tapi lucu. Saya beri 4 bintang untuk film ini.  Big-Hero-6-17

Toy Story 3

Film ini masih tentang Andy dan mainan-mainannya. Semakin dewasa, Andy semakin bingung! Di satu sisi, ia merasa sayang jika harus membuang mainan-mainannya itu tapi di sisi lain ia malu dianggap seperti anak kecil jika masih menyimpan Woody , Buzz Lightyear dan lainnya.

Munculah ide untuk menyimpan mainan itu di loteng. Wah, tapi, Andy kalah cepat dengan ibunya. Secara tak sengaja, ibunya justru membuang mainan-mainan itu ke bak sampah.

Teman-teman Woody pun tidak sempat melarikan diri. Hanya Woody yang lolos. Tapi belum sempat beraksi, ibunya memungut Woody dan memasukkannya ke dalam kotak di balik pintu. Woody segera menyusun rencana untuk menyelamatkan mereka yang dibawa ke Sunnyside Daycare, sejenis tempat penitipan anak.

Para mainan mendapat sambutan yang baik di tempat penampungan yang baru itu, termasuk pemimpin mainan Sunnyside Daycare, Lots-o’-Huggin Bear atau Lotso (Boneka beruang bewarna pink) dan Ken, sebuah boneka yang suka dengan barbie.

Kehidupan baru pun dimulai. Para mainan mulai menikmati tempat baru mereka. Namun, tidak begitu dengan Woody. Ia curiga. Apalagi setelah memperoleh informasi dari Chatter Telephone, teman-temannya tidak bisa kembali ke rumah Andy.

Woody segera mencari bantuan, ia kabur dari Sunnyside. Namun ia tersangkut di batang pohon dan diselamatkan oleh Bonnie.

Bonnie mengajak Woody bertemu dengan teman-temannya. Mereka bercerita kalo Sunnyside adalah tempat yang berbahaya bagi mainan. Si beruang pink telah menjadikan tempat itu sebagai penjara mainan!!!

Dan Woody pun segera kembali ke Sunnyside untuk menyelamatkan teman-temannya.

Usaha penyelamatan diri mereka benar-benar menegangkan. Dan pada akhirnya mereka bisa kembali ke rumah Andy. Tapi merak masuk ke dalam kardus yang untuk disumbangkan. Woody menuliskan nama dan alamat Bonnie di atas kardus. Walaupun berat untuk melepaskan, tapi akhirnya Andy percaya bahwa Bonnie anak yang tepat untuk menjaga semua mainannya itu.

Jumat minggu lalu saya menonton film ini dengan anak saya.Film ini keluar tepat saat liburan sekolah anak. Film yang menarik.

Julie & Julia

Kemarin saya baru saja menonton film yang sebenarnya sudah lama saya beli, tapi baru saya tonton sekarang. Bukannya sok sibuk atau apa, tapi memang sudah beberapa bulan belakangan ini saya langsung ngantuk kalau sudah tiba di rumah. Jadi untuk menonton dvd yang membutuhkan konsentrasi, rasanya agak malas, hehehe

Judul filmnya “Julie & Julia”. Ini bener-benar film yang memberikan inspirasi pada saya untuk menulis dan juga memasak. Memasak lebih utama, karena saya bukan orang yang hobi memasak dan memang tidak bisa memasak.

Film ini bergenre drama, bisa membuat kita belajar tentang blog. Memang film rilisan tahun 2009 ini memang tidak mutlak berbicara tentang blog, ini adalah film tentang kisah nyata dua wanita dari beda generasi dalam mencapai target masing-masing di hidupnya. Dan kebetulan targetnya adalah menulis dan memasak.

Sinopsisnya kira-kira begini : Julie Powell (Amy Adams) adalah mantan editor majalah yang karirnya mandek dan kini bekerja sebagai customer service di sebuah perusahaan asuransi, pekerjaan itu membosankan baginya, apalagi ia juga sempat iri dengan teman-temannya yang punya karir lebih baik darinya. Ia sebenarnya memiliki cita-cita sebagai seorang penulis, sebelumnya ia pernah menulis novel namun berhenti di tengah jalan. Sikap mengerjakan suatu hal sampai selesai inilah yang coba diterapkan oleh Julie, atas saran dari suaminya Eric Powell (Chris Messina) ia membuat blog, yap Julie kemudian membuat blog dengan niche resep masakan. Uniknya blognya ini dibuat sebagai proyek yang harus diselesaikan dalam 1 tahun, dimana dalam 1 tahun itu alias 365 hari ia harus membuat 524 resep. Nah sumber resep-resep ini adalah buku karangan Julia Child (Meryl Streep) yang berjudul Mastering the Art of French Cooking (1961), yang ditulis dengan dua rekannya Simone Beck dan Louisette Bertholle. Julie Powell menamai proyek ini “Proyek Julie/Julia” dalam 365 hari, ia harus memposting kisahnya di blog beserta resep dan proses pembuatan masakan-masakan dari buku tersebut, menurutnya itu adalah sebuah tantangan karena selama 40 tahun belum ada yang bisa menyamainya (Kisah Julie Powell berlatar tahun 2002 di New York, sedangkan kisah Julia Child berlatar tahun 1941 sampai 1961 dengan dominasi lokasi di Paris, Prancis).

Jelas sangat berat jika Selama 365 hari harus membuat 524 resep dan mempostingnya di blog. Namun setelah dilakukan,ternyata ini menjadi rutinitas yang jauh lebih menyenangkan ketimbang pekerjaannya yang asli. Setiap pagi Julie bangun lebih awal dan menulis resep apa yang akan ia buat, sepulang kerja ia memasak lalu kembali menuliskan hasilnya. Terkadang ia hanya menulis pagi harinya atau malam harinya sesudah memasak. Ternyata tidak mudah karena ada beberapa resep yang gagal, belum lagi tanggapan sinis dari ibu Julie yang heran kenapa anaknya malah nge blog. Namun semua tantangan itu berhasil dilaluinya dengan hasil yang manis.

Betapa girangnya Julie saat menerima 53 komentar di blognya suatu hari. Kita pasti pernah merasakan hal yang sama bukan saat dapat komentar. Pembaca blognya mulai mengiriminya bahan-bahan masakan sebagai bentuk apresiasi terhadap Julie, blognya masuk ke peringkat ke-3 dibaca terbanyak sampai puncaknya blog yang ditulisnya banyak mendapat tawaran untuk dibuat buku, diwawancarai bahkan difilmkan. Pada akhirnya blognya pun dibuat buku dengan judul “Julie & Julia” pada tahun 2005 dan sesuai cita-citanya ia kini menjadi penulis.

Saya juga menyukai acting Meryl Streep yang disini berperan sebagai Julia Child. Dengan logatnya yang terdengar agak aneh, seperti Amerika – Prancis, membuat saya makin tertarik untuk mndengarkan Jula berbicara. Ditambah lagi dengan semangatnya yang menggebu-gebu dan terkesan kocak. Hubungan harmonis Julia dengan suaminya, Paul Child juga patut ditiru. Hubungan yang saling mendukung kesenangan dan kesibukan satu sama lain. Pengertian yang begitu besar, sehingga bisa meredam semua masalah yang ada.

Film ini memberikan kesan yang ringan, tapi juga mengajarkan konsistensi, kesabaran dan kejujuran dalam mengerjakan sesuatu.

Karate Kid

Hahhaa!!! Kalo ini sih namanya lagi rejeki. Kemaren itu padahal rencananya udah mo pulang. Tapi masih tertahan di kampus karena ada temen yang masih sibuk ngurusin kelengkapan sidang. Ehhh Nenda telfon trus bilang kalo diajakin ama Brando nonton Karate Kid di Sun Plaza. Segeralah kami bersiap-siap menunggu Brando pergi membeli tiket. Hihihi kurang ajar memang. Udah ditraktir, ga mo ikutan antri tiket juga :p. Karena rame, tapi hasrat menonton sudah sangat besar, maka walau dapet seat paling depan dan terpisah dengan Brando juga dijabanin.

*The Karate Kid remake. Film yang dibuat tahun 1984 dibuat ulang dengan actor Jaden Smith (anak Will Smith), Jackie Chan, dan Taraji P Henson. Film ini adalah Francise yang paling laku dijamannya hingga dibuat sampai tiga sekuel. Satu yang saya ingat dari Film karate Kid, Soundtracknya. Glory Of Love Peter Cetera (The Karate Kid 2)

Film Karate Kid yang diproduseri oleh Will Smith ini mengetengahkan seorang anak Amerika bernama Dre (Jaden Smith) yang harus pindah ke China bersama ibunya Ny. Parker (Taraji P Henson). Di China Dre bertemu seorang anak perempuan bernama Mei Ying. Perkenalan mereka berujung pada perkelahian Dre dengan teman sekelas Mei Ying. Bermula dari inilah Dre menemukan lingkungan yang tak bersahabat dan selalu mengolok-ngoloknya. Hingga tiba suatu hari Dre bertemu Mr. Han (Jackie Chan), petugas perawatan gedung tempat ia tinggal. Dari Mr. Han lah Dre mempelajari ilmu bela diri.

Dre kecil mempertanyakan esensi bela diri itu sebenarnya. Ia memprotes bagaimana teman-temannya menggunakan Kung Fu untuk melakukan tindak kekerasan.”Pertarungan sesungguhnya adalah upaya menghindari pertarungan “ jelas Mr. Han. Dre masih belum menerima penjelasan itu. Ia menilai teman sekolahnya tidak melakukan upaya menghindari pertarungan. Bukan kung fu atau anaknya yang salah, tapi guru yang mengajarkannya bodoh, kataMr.Han.

“Mengapa kita tak mengatakan langsung pada guru mereka”Tanya Dre yang kemudian diiyakan oleh Mr.Han. Keduanya lantas ke perguruan kung fu tempat teman-teman Dre berlatih. Namun yang mereka temukan adalah sebuah tantangan bela diri dalam sebuah turnamen karate. Dan disinilah cerita kemudian berlanjut.

Mr. Han membuat kesepakatan dengan pimpinan gang bahwa jika mereka membiarkan Dre berlatih kung-fu, Dre akan menghadapi mereka di turnamen kung-fu. Merahasiakan gelar ahli kung-fu nya, Mr Han mengajarkan Dre teknik-teknik kuno tetapi efektif yang membuat Dre siap menghadapi Ayah Ying dan kelompok Cheng di turnamen bela diri

Naaaaahhh… Jaden Smith bener-bener bagus aktingnya. Cute juga, hihihih…. secara saya juga menggemari Will Smith (papanya Jaden Smith). Anak sekecil itu udah punya otot dan gerakannya lincah. Jaden memang berlatih kungfu dan ternyata sudah mengenal ilmu bela diri sejak umur 3 tahun. Pantas saja gerakannya luwes dan tidak kaku.

Jackie Chan juga disini terlihat lebih kebapakan dan serius juga gamang. Mungkin karena di film ini Jackie Chan berperan sebagai lelaki yang hidup sendirian dan menyepi setelah ditinggal mati istri dan anak lelakinya pada satu kecelakaan.

Sebagai seorang Ibu, saya merasa gerakan-gerakan kungfu di film ini terasa terlalu keras untuk ukuran anak 12 tahun. Saya sampai miris sendiri membayangkan kalau anak lelaki saya yang menjadi Dre yang hampir setiap harinya dikeroyok dan dipukuli oleh musuh2nya yang jago kungfu. Pasti rasanya sakit sekali. Dan saya rasa seharusnya film ini berjudul Kung Fu Kid bukan karate Kid. Karena sesungguhnya yang disajikan adalah sebuah lakon kung fu.

Tetapi akting dan gerakan tubuh Jaden memang sangat alami sekali. Jaden digambarkan sebagai seorang anak yang punya kemauan yang sangat keras untuk mengalahkan rasa takutnya. Sesekali berfikiran dewasa dan sesekali menunjukkan sisi kanak-kanaknya. Saya suka pada saat akting Jaden menangis karena menahan sakit pada saat dipukuli oleh musuh-musuhnya. Itu menunjukkan walaupun film ini menceritakan tentang seorang anak yang akhirnya jago kungfu, tetapi dia tetaplah anak-anak yang masih menangis pada saat menahan rasa sakit.

Tapi terlepas dari semua itu, saya menikmati film ini. Saya menyukai ending saat anak-anak yang kalah di turnamen memberikan penghormatan kepada Mr. Han. Inilah esensi kung fu sebenarnya bagaimana bersikap dan berperiaku baik kepada diri maupun orang lain. Kung fu itu ada dalam diri kita. Ada dalam setiap perilaku kita.

Banyak joke-joke yang diselipkan sehingga sangat menghibur. Namun pada beberapa scene memiliki pemaknaan mendalam. Misalnya kalimat “ Jika Hidup mengalahkanmu, kamu bisa memilih bangkit atau kalah”.

Akhir kata : bener-bener film yang pantas di rekomendasikan. Segeralah ditonton